Selasa, 24 November 2015

Artikel Pendidikan Kewarganegaraan – Sudahkah kita menyadari betapa pentingnya PKn dalam kehidupan kita?

Artikel Pendidikan Kewarganegaraan – Sudahkah kita menyadari betapa pentingnya PKn dalam kehidupan kita? 

Sudah tidak asing bukan jika kita mendengar tentang pendidikan kewarganegaraan? Jelas tidak. Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu materi yang selalu dipelajari baik tingkat SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar warga negara indonesia memiliki rasa cinta tanah air yang sangat besar sehingga diharapkan dapat memajukan negara. Akan tetapi mata pelajaran ini kurang digemari oleh para pelajar. 

Pendidikan kewarganegaraan ini sangat penting bagi kehidupan manusia sehari-hari, tetapi terkadang manusia sendiri tidak menyadari akan hal tersebut dan sering kali pelajaran ini sangat diremehkan oleh sebagian orang yang mempelajarinya dan dianggap pelajaran yang membosankan. Padahal kita sebenarnya mengetahui bahwa PKn sangat penting dalam kehidupan kita. 

Tujuan mempelajari PKn sendiri diantaranya ialah untuk menjadikan kita sebagai warga indonesia yang memiliki rasa tanggung jawab, menjadi warga yang cinta tanah air indonesia, menjadi orang yang selalu mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi, menjadikan kita mengerti betapa pentingnya persatuan dan kesatuan serta banyak hal lainnya yang kita dapatkan. 

Namun, pendidikan kewarganegaraan tidak hanya berupa teori bahkan kita pun telah melakukannya dalam kehidupan kita. diantaranya hidup rukun bersama keluarga, mematuhi peraturan baik di rumah, di sekolah dan dimana saja, melaksanakan upacara 17 agustus yang membuktikan bahwa kita bangga menjadi warga negara indonesia yang merdeka dan masih banyak hal lainnya. 

Pendidikan kewarganegaraan ini membawa pengaruh atau dampak yang baik bagi kita maupun orang lain. Diantaranya ialah dapat menyadarkan seseorang dari tindakan yang tidak baik menjadi baik, menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, timbulnya rasa persatuan dan kesatuan dalam menjalin hubungan dengan keluarga maupun masyarakat, timbulnya sikap demokrasi yang tinggi, dan banyak pengaruh lainnya yang kita dapatkan jika kita mempelajari PKn serta mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Bersama Indonesia

Bersama Indonesia
(Zakiyah Nurish Shofa - !C)
Aku  dilahirkan untuk hidup
Bersama negeri tercinta
Aku ditakdirkan hadir dalam kehidupan nyata
Untuk meneruskan perjuangan bangsa
Indonesiaku ..
Kemerdekaanmu yang telah kami nanti
Kini kau wujudkan dan hadirkan untuk negeri ini
Ketika sang pemerdeka telah pergi
Meneruskan perjuangannya lah yang akan kita jalani
Indonesiaku ..
Menghadirkan sejuta keberhasilan adalah tujuan kami
Mendoakan serta meneruskan kejayaanmu adalah tugas kami
Aku bangga menjadi wargamu
Oh Indonesiaku ..
Tetaplah menjadi negara yang makmur sentosa
Jadikan indonesia menjadi negara yang damai
Semua bersatu untuk indonesia
Terimakasih indonesiaku


Artikel - Hak Asasi Manusia Menurut Pengalaman Pribadi



Artikel - Hak Asasi Manusia Menurut Pengalaman Pribadi
Sejak lahir kita sebagai manusia pasti memiliki hak asasi yang harus di junjung tinggi. Hak asasi manusia muncul dari keyakinan manusia sendiri yang menjadikannya manusia itu berfikir bahwa manusia dilahirkan untuk bebas dan memiliki hak yang harus dimiliki. Mungkin banyak sekali hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Salah satunya ialah hak untuk menyatakan atau mengungkapkan pendapat, hak untuk kebebasan hidup ddan kebebasan dalam memeluk agama dan masih banyak lagi.
Dalam kehidupan manusia pasti ada salah satu hak yang belum di dapatkan atau terpenuhi. Mungkin dapat dicontohkan dalam kehidupan saya sendiri. Setiap orang pasti memiliki hak dan kewajiban termasuk saya. Kewajiban saya sebagai pelajar atau mahasiswa yaitu belajar, mengerjakan tugas yang sudah diperintahkan dan hak yang saya peroleh yaitu mendapatkan ilmu dan mendapatkan nilai. Mungkin bagi seorang pelajar itu sudah terpenuhi dalam kehidupan saya. Sekarang adalah hak dan kewajiban saya di rumah. Kewajiban saya di rumah yaitu membantu orang tua, mengerjakan pekerjaan rumah, menyayangi dan membahagiakan keluarga dan masih banyak kewajiban yang lain. Hak yang saya peroleh yaitu kasih sayang dari mereka, nafkah yang sudah orang tua saya cari untuk biaya saya kuliah dan lain-lain. Satu hak yang belum saya peroleh selama saya hidup 17 tahun yaitu kebebasan dalam bermain. Selama ini saya selalu dibatasi dalam masalah kegiatan diluar. Menurut saya itu termasuk kebebasan dalam hidup dan kebebasan hidup merupakan hak yang didapatkan setiap manusia. Tetapi mengapa hak itu belum saya peroleh sampai sekarang? Jika alasan orang tua karena takut anaknya terjerumus dalam pergaulan bebas itu memang hal yang wajar. Tapi apakah iya mereka tidak memikirkan apa yang ada pada fikiran anaknya. Dan apakah itu termasuk mengambil hak orang lain? Saya sangat tidak mengerti akan hal itu. mungkin itu adalah salah satu hak yang belum saya peroleh sampai sekarang. Tapi saya juga belum sebegitu yakin apakah yang saya utarakan diatas termasuk hak.

Mungkin hanya itu yang bisa saya tuliskan mengenai hak asasi manusia yang saya alami dalam kehidupan saya. Saran selalu dibutuhkan bagi seorang penulis. Maka dari itu jika ada kekurangan atau kesalahan, kewajiban bagi pembaca yaitu membenarkan. Terimakasih ~