Selasa, 24 November 2015

Artikel - Hak Asasi Manusia Menurut Pengalaman Pribadi



Artikel - Hak Asasi Manusia Menurut Pengalaman Pribadi
Sejak lahir kita sebagai manusia pasti memiliki hak asasi yang harus di junjung tinggi. Hak asasi manusia muncul dari keyakinan manusia sendiri yang menjadikannya manusia itu berfikir bahwa manusia dilahirkan untuk bebas dan memiliki hak yang harus dimiliki. Mungkin banyak sekali hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Salah satunya ialah hak untuk menyatakan atau mengungkapkan pendapat, hak untuk kebebasan hidup ddan kebebasan dalam memeluk agama dan masih banyak lagi.
Dalam kehidupan manusia pasti ada salah satu hak yang belum di dapatkan atau terpenuhi. Mungkin dapat dicontohkan dalam kehidupan saya sendiri. Setiap orang pasti memiliki hak dan kewajiban termasuk saya. Kewajiban saya sebagai pelajar atau mahasiswa yaitu belajar, mengerjakan tugas yang sudah diperintahkan dan hak yang saya peroleh yaitu mendapatkan ilmu dan mendapatkan nilai. Mungkin bagi seorang pelajar itu sudah terpenuhi dalam kehidupan saya. Sekarang adalah hak dan kewajiban saya di rumah. Kewajiban saya di rumah yaitu membantu orang tua, mengerjakan pekerjaan rumah, menyayangi dan membahagiakan keluarga dan masih banyak kewajiban yang lain. Hak yang saya peroleh yaitu kasih sayang dari mereka, nafkah yang sudah orang tua saya cari untuk biaya saya kuliah dan lain-lain. Satu hak yang belum saya peroleh selama saya hidup 17 tahun yaitu kebebasan dalam bermain. Selama ini saya selalu dibatasi dalam masalah kegiatan diluar. Menurut saya itu termasuk kebebasan dalam hidup dan kebebasan hidup merupakan hak yang didapatkan setiap manusia. Tetapi mengapa hak itu belum saya peroleh sampai sekarang? Jika alasan orang tua karena takut anaknya terjerumus dalam pergaulan bebas itu memang hal yang wajar. Tapi apakah iya mereka tidak memikirkan apa yang ada pada fikiran anaknya. Dan apakah itu termasuk mengambil hak orang lain? Saya sangat tidak mengerti akan hal itu. mungkin itu adalah salah satu hak yang belum saya peroleh sampai sekarang. Tapi saya juga belum sebegitu yakin apakah yang saya utarakan diatas termasuk hak.

Mungkin hanya itu yang bisa saya tuliskan mengenai hak asasi manusia yang saya alami dalam kehidupan saya. Saran selalu dibutuhkan bagi seorang penulis. Maka dari itu jika ada kekurangan atau kesalahan, kewajiban bagi pembaca yaitu membenarkan. Terimakasih ~  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar